“Kami sudah meminta agar calon pengurus yang tidak memenuhi syarat dibatalkan. Tapi Pak Afandi justru memihak oknum-oknum yang dianggap melanggar AD/ART HIPPA,” ujar salah seorang warga.
Saat dikonfirmasi melalui panggilan suara WhatsApp, Ketua BPD Afandi membantah tuduhan bahwa dirinya tidak memihak warga. Ia menjelaskan bahwa semua pihak telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan dalam forum resmi.
“Jika ada yang merasa tidak setuju, mereka sudah diberikan ruang untuk menyampaikan keberatan. Namun, kebutuhan petani akan pasokan air sangat mendesak, sehingga harus segera ada kepengurusan HIPPA baru, meskipun pengurus sebelumnya belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban,” ungkap Afandi.
Sebagai penutup, Afandi menyatakan kesiapannya untuk memberikan penjelasan lebih lanjut dalam forum terbuka agar warga mendapatkan klarifikasi secara menyeluruh. [Tim Media]








