IJTI Desak Polisi Usut Dugaan Kekerasan terhadap Jurnalis di Bangka

  • Whatsapp

Akibat kejadian itu, Frendy mengalami luka di wajah, kepala, dan dada. Ia juga melaporkan kehilangan sejumlah barang pribadi. “Kami sudah menunjukkan kartu pers, tapi tetap diperlakukan kasar. Kami minta polisi mengusut tuntas karena nyawa kami terancam,” kata Frendy.

Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan, turut mengecam keras insiden tersebut. Menurutnya, jurnalis yang menjalankan tugas peliputan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi undang-undang. “Kekerasan terhadap wartawan jelas bertentangan dengan hukum. Kami mendesak Kapolda Babel segera memproses kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *