Direktur BUMDes Mitra Persada, Tohirin, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalankan tugas sesuai tupoksi. “Kami mengelola dana BUMDes berdasarkan amanat desa. Masalah mobil dan keuangan sudah kami laporkan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa saat ini dana sebesar Rp30 juta masih tersimpan di BUMDes.
Warga berharap audiensi ini dapat memberikan kejelasan terkait pengelolaan dana dan menuntut transparansi serta keadilan dalam pengelolaannya. Mereka mengaku belum mendapatkan jawaban yang memuaskan dari pihak terkait. [SIS]








