Tekan Angka Putus Sekolah, Bupati Sidoarjo Geber Program Beasiswa bagi Pelajar Berprestasi

  • Whatsapp

SIDOARJO | DN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali mempertegas komitmennya dalam memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan. Hal ini diwujudkan dengan peluncuran Program Beasiswa Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 yang diresmikan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Kamis (9/7/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, unsur Forkopimda, pimpinan Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, jajaran Kepala OPD, perwakilan Kantor Kementerian Agama, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi menekankan bahwa pendidikan adalah investasi strategis bagi masa depan daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur fisik tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM.

“Investasi terbaik yang dilakukan pemerintah adalah investasi pada sumber daya manusia. Jika anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik dan unggul, mereka tidak hanya memiliki masa depan yang cerah, tetapi juga menjadi aset berharga dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo,” ujar Subandi.

Subandi mengungkapkan, target beasiswa ini merupakan bagian dari visi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana. Jika pada periode sebelumnya telah tersalurkan 10.000 beasiswa, kini target tersebut ditingkatkan menjadi 20.000 penerima selama masa jabatan mereka.

Meski program ini disambut antusias, Bupati Subandi tetap menyoroti tantangan nyata di lapangan, yakni keberadaan anak putus sekolah dan tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa pemberian beasiswa harus berbanding lurus dengan peningkatan kompetensi agar lulusan lebih siap kerja.

“Kita harus memastikan angka anak putus sekolah terus menurun. Selain itu, beasiswa ini harus menjadi pemacu agar siswa benar-benar meningkatkan kompetensi sehingga tidak kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus,” tegasnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak yatim. Bupati meminta pihak terkait memastikan mereka mendapatkan pendampingan penuh agar tetap memiliki akses pendidikan hingga jenjang SMA tanpa terkendala biaya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menjelaskan bahwa sebanyak 4.000 kuota beasiswa tahun 2026 ini didistribusikan melalui beberapa instansi.

“Sebanyak 1.000 beasiswa dari Disporapar untuk prestasi akademik/non-akademik, 1.000 beasiswa dari Dinas Sosial untuk mahasiswa dan siswa SMA, serta 2.000 beasiswa dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dialokasikan bagi anak yatim dan bidang keagamaan,” papar Yudhi.

Yudhi memastikan seluruh tahapan seleksi, mulai dari verifikasi administrasi hingga pengecekan lapangan, dilaksanakan secara transparan dan akuntabel untuk menjamin bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Salah satu penerima beasiswa, M. Miftakhul Zulfiansyah, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA), mengaku sangat terbantu dengan program ini. Ia berharap program tersebut terus berkelanjutan sebagai wujud kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda Sidoarjo.

Dengan diluncurkannya program ini, Pemkab Sidoarjo optimistis dapat mencetak generasi yang lebih kompeten, berkarakter, dan berdaya saing global untuk memajukan pembangunan daerah ke depan. [SWD]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *