NGAWI | DN – Dalam upaya memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat, RSUD Mantingan menggandeng unsur TNI dari Koramil Karanganyar, Kodim 0805/Ngawi, untuk melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 rumah sakit tersebut. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, pada Rabu (08/07/2026).
Serda Kukuh, Babinsa Desa Mengger, hadir secara langsung untuk memastikan jalannya rangkaian pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal berjalan tertib. Ia menegaskan bahwa peran TNI dalam kegiatan kemanusiaan ini merupakan implementasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir untuk memonitor sekaligus membantu kelancaran teknis di lapangan. Ini adalah bentuk komitmen TNI dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, agar masyarakat mendapatkan layanan prima secara merata,” ujar Serda Kukuh di sela-sela kegiatan.
Selain Serda Kukuh, pemantauan ketat juga dilakukan oleh Serma Agung bersama tim medis RSUD Mantingan. Koordinasi yang terjalin antara aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan relawan bertujuan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan warga selama mengikuti rangkaian baksos.
Landasan Hukum dan Sanksi Terkait Kegiatan kolaborasi ini sejalan dengan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengamanatkan bahwa pemerintah pusat dan daerah bertanggung jawab atas ketersediaan akses pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
Penting untuk dicatat bahwa dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan atau kegiatan sosial medis, setiap pihak yang terlibat wajib mematuhi protokol kesehatan dan standar profesi. Berdasarkan Pasal 443 UU No. 17 Tahun 2023, tenaga medis atau fasilitas kesehatan yang sengaja tidak memberikan pertolongan pertama pada pasien dalam kondisi gawat darurat atau menghalangi akses pelayanan kesehatan yang mengakibatkan kerugian nyawa atau cacat, dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara maupun denda administratif yang berat.
Oleh karena itu, kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini juga berfungsi untuk memastikan tidak adanya hambatan administratif maupun teknis yang berpotensi melanggar ketentuan hukum dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Pihak RSUD Mantingan berharap, sinergi yang terjalin di usia ke-4 ini dapat menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi secara berkelanjutan. [Don]








