Meski demikian, Reza tetap menegaskan pentingnya transparansi dan publikasi terbuka terkait proses TGR tersebut agar tidak berhenti di ruang birokrasi tertutup.
“Ini langkah baik jika sudah masuk Tim TGR. Tapi masyarakat berhak tahu, apakah uang negara dikembalikan, berapa kerugiannya, dan siapa yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Proses TGR ke depan diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, melainkan momentum perbaikan dalam pengelolaan aset dan tanggung jawab pejabat pengguna barang. [D’kawang]








