Namun, klaim penyelesaian dari Pemdes tidak serta-merta meredakan keresahan warga. Sejumlah tokoh masyarakat menilai musyawarah tidak menjawab persoalan legalitas pengalihan aset. Bahkan, koordinasi warga semakin intensif dan laporan telah disampaikan ke Camat Turi. “Warga sudah siap turun ke jalan kalau tidak ada kejelasan. Yang mendaftar ikut aksi ada sekitar 200 orang,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Situasi yang kian panas membuat aparat kepolisian melalui unit intelijen turun ke lapangan untuk memantau potensi konflik. Kehadiran Kanit Intel dalam rapat warga menandakan bahwa stabilitas keamanan di Kemlagilor kini menjadi perhatian serius.








