Haris menyatakan di sidang bahwa ia memiliki niat untuk menikahi Ainda dan bertanggung jawab, namun belum menemukan waktu yang tepat untuk memberitahu orang tua. “Waktu itu saya masih mencari waktu yang tepat. Tapi seiring waktu akhirnya membesar janinnya,” ujarnya.
Pada Juli 2025, Ainda merasakan sakit perut parah. Mengira merupakan keluhan lambung yang sudah ada sebelumnya, Haris membeli obat Cytoctec melalui Facebook dengan harga Rp 700 ribu tanpa mengetahui efeknya pada ibu hamil. Obat tersebut yang biasanya digunakan untuk menyembuhkan tukak lambung juga dapat menyebabkan aborsi.
Setelah diminum pada 18 Agustus, Ainda mengalami reaksi hingga melahirkan di kamar mandi kosnya keesokan harinya. Bayi yang lahir telah meninggal sejak dalam kandungan, dan Haris memotong tali pusarnya.








