AKBP Arif Fazlurrahman: Pernah Dicueki Saat Lapor, Kini Ia Tegaskan Polisi Harus Hadir dengan Hati

  • Whatsapp
Ilustrasi: AKBP Arif Fazlurrahman: Pernah Dicueki Saat Lapor, Kini Ia Tegaskan Polisi Harus Hadir dengan Hati

Latar belakang religius Arif, yang pernah nyantri di Pondok Pesantren Assalam Solo, tampak jelas dalam sikapnya. Disiplin, empati, dan religiusitas menjadi fondasi kepemimpinannya. Ia percaya bahwa tugas polisi bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya masyarakat.

Kini, sebagai Kapolres Lamongan, Arif membawa pesan sederhana namun kuat: setiap laporan warga adalah penting. Tidak peduli besar atau kecil kerugiannya, polisi wajib melayani dengan hati.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kisah sepeda hilang itu mungkin hanya satu fragmen dalam perjalanan hidup Arif. Namun ia memilih menjadikannya pelajaran berharga, bukan sekadar kenangan pahit. Dengan membagikan cerita tersebut, ia berharap seluruh jajaran kepolisian bisa lebih peka, lebih manusiawi, dan lebih hadir bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *