LAMONGAN | DN – Kondisi jalan Nasional yang melintasi Desa Paji, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur kembali menuai keluhan masyarakat. Perbaikan yang dilakukan selama ini dinilai hanya bersifat tambal sulam dan tidak menyelesaikan persoalan utama. Warga menilai kualitas pekerjaan rendah dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah pengendara mengaku harus ekstra hati-hati melewati jalan yang tidak rata, berlubang, dan cepat rusak meski baru diperbaiki. “Kadang baru ditambal pagi, sore sudah rusak lagi. Kalau hujan turun, tambalan aspal langsung terkelupas,” ujar RMT (38), warga setempat.
Selain kerusakan jalan, warga juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Babat–Lamongan. Beberapa lampu jalan dilaporkan roboh akibat tertabrak kendaraan dan belum diperbaiki, membuat ruas jalan gelap pada malam hari. “Jalan rusak, lampu mati, kalau malam sangat berbahaya,” keluh warga lainnya.








