“Almarhum dikenal sebagai anak yang santun, giat, dan tulang punggung keluarga. Kami sangat terpukul dan kaget mendengar kabar duka ini. Melaut memang penuh risiko tinggi, namun musibah ini benar-benar menyisakan duka mendalam bagi warga Blimbing,” ungkap Rahmad (48), salah satu tetangga korban saat ditemui di sekitar rumah duka.
Guna memastikan penyebab pasti peristiwa tragis tersebut, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan bersiap melakukan penyelidikan intensif. Pihak kepolisian terus memantau pergerakan KM Titipan Ilahi 5 yang sedang dalam perjalanan menuju daratan Lamongan.
Aparat kepolisian dijadwalkan akan mengumpulkan keterangan dari nahkoda serta para saksi di atas kapal guna merangkai kronologi resmi kejadian tersebut sesampainya kapal di PPN Brondong. [Whd]








