NGAWI | DN – Kepanikan sempat melanda area sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ngawi menyusul munculnya kobaran api dari gedung bengkel latihan kerja tahanan pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Berkat kesiapsiagaan dan respon cepat petugas gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa menimbulkan korban jiwa maupun gangguan keamanan.
Jajaran Polres Ngawi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi area. Personel kepolisian fokus pada dua jalur penanganan utama: mengamankan titik kebakaran bersama tim pemadam, serta memperketat pengawasan di sekeliling Lapas guna mengantisipasi potensi tahanan melarikan diri atau timbulnya kepanikan massal.
Dampak kejadian tersebut juga dirasakan masyarakat sekitar. Salah seorang warga yang melintas di dekat lokasi, Suparno (45), mengapresiasi ketepatan penanganan oleh petugas di lapangan.
“Awalnya kaget melihat kepulan asap cukup tebal dari arah dalam Lapas. Tapi petugas damkar dan polisi datangnya cepat sekali. Arus lalu lintas di depan Lapas juga langsung diatur rapi, jadi warga tidak ikut panik dan jalanan tidak macet,” ujar Suparno.
Setelah kobaran api berhasil dipadamkan total, petugas langsung melakukan penghitungan dan pemeriksaan fisik terhadap seluruh warga binaan. Hasil penyisiran memastikan tidak ada tahanan yang terluka maupun hilang.
Kasat Samapta Polres Ngawi, AKP Dandung Setiawan, S.H., menegaskan bahwa kondisi di dalam Lapas saat ini telah kembali kondusif.
“Kami memastikan lokasi kejadian tetap aman, sekaligus melakukan pengamanan terhadap seluruh tahanan. Setelah api berhasil dipadamkan, kami memastikan seluruh tahanan dalam kondisi sehat dan lengkap. Situasi secara keseluruhan aman dan terkendali,” tegas AKP Dandung.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., yang turun langsung memantau proses penanganan di lokasi kejadian, memastikan bahwa penempatan personel pengamanan akan tetap dilakukan hingga situasi benar-benar dinyatakan steril dan aman. Langkah ini diambil untuk mendukung penuh pihak manajemen Lapas Ngawi dalam menjaga ketertiban pasca-insiden tersebut. [Don]








