Nekat Salip Kendaraan, Laka Maut Jalur Karanggeneng-Sukodadi Diduga Akibat Kelalaian

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di ruas jalan Karanggeneng–Sukodadi, tepatnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Kamis (20/8) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden “adu banteng” ini menewaskan satu orang pengendara di lokasi kejadian dan menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka parah.

Peristiwa berdarah tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion berplat nomor S-2237-JAF yang dikendarai H (30), warga Desa Ketawang, Kecamatan Karanggeneng, serta Honda Vario berplat S-2987-JBT yang dikemudikan IS (48), warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat, dengan membonceng seorang pelajar berinisial RD (14).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Akibat benturan keras tersebut, pengemudi Honda Vario, IS (48), meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, pemboncengnya, RD, beserta pengendara Yamaha Vixion, H, mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion melaju dari arah utara menuju selatan. Tiba di lokasi kejadian, pengemudi Vixion berupaya menyiap kendaraan di depannya dari sisi kanan. Namun, di saat bersamaan dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban. Jarak yang terlampau dekat membuat kedua kendaraan tak sanggup menghindar hingga terjadi tabrakan hebat.

Kerasnya benturan antar-kendaraan tersebut sempat mengejutkan warga sekitar lokasi kejadian.

“Suaranya keras sekali, mirip benturan besi berat. Pas warga keluar, kedua motor sudah hancur di badan jalan dan para korban tergeletak. Pengendara Vario sudah dalam kondisi tidak bergerak,” ujar Slamet (45), salah seorang warga setempat yang ikut menolong korban di TKP.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, manuver mendahului yang tidak aman menjadi pemicu utama tragedi ini.

“Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh faktor kelalaian. Pengendara Yamaha Vixion kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan arus kendaraan dari arah berlawanan saat mengambil jalur kanan untuk mendahului,” terang IPDA M. Hamzaid.

Petugas Kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta meminta keterangan sejmlah saksi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak berspekulasi saat bermanuver di jalan raya.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhitungkan jarak aman dan kondisi lalu lintas sebelum mendahului. Jangan memaksakan diri jika pandangan terbatas atau situasi dari arah berlawanan belum aman,” tegasnya. [NH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *