Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 3 Galesong Selatan belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi mengenai insiden kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah mereka. Ketiadaan pengawasan di sekolah saat kejadian turut disorot oleh keluarga korban, yang menyayangkan minimnya perlindungan bagi siswa.
Keluarga korban berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti kasus ini dengan serius, serta memastikan bahwa pelaku menerima sanksi sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, mereka juga meminta pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami hanya ingin keadilan. Pelaku harus dihukum sesuai aturan, dan pihak sekolah harus lebih tegas dalam menjaga keamanan siswa,” tegas Nurhaedah.








