TAKALAR | DN – Transparansi pengelolaan dana INA-CBGs yang diterima RS Maryam Citra Medika Takalar dari BPJS Kesehatan terus menjadi sorotan publik. Meskipun rumah sakit swasta ini merupakan mitra dalam program jaminan kesehatan nasional, pihak manajemen menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kewajiban untuk membuka laporan keuangan kepada masyarakat.
Sebagai fasilitas kesehatan yang menerima dana pelayanan berbasis INA-CBGs, RS Maryam Citra Medika mendapatkan pembayaran berdasarkan paket diagnosa pasien. Namun hingga kini, belum ada laporan yang dipublikasikan terkait jumlah klaim yang diterima dan alokasi dana tersebut untuk operasional rumah sakit, tenaga medis, maupun pengembangan layanan.
Direktur Utama RS Maryam Citra Medika, Dr. Irma, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa audit sudah dilakukan secara internal maupun eksternal, sehingga pihaknya tidak perlu membuka laporan keuangan ke publik.
“Kami sudah diaudit dan membayar pajak sesuai aturan yang berlaku. Jika ada pihak yang ingin mengetahui secara rinci, bisa mengajukan permohonan resmi, bukan dengan cara mengungkapkannya ke publik,” ujar Dr. Irma.








