Ruwah Desa Kebaron, Wayang Kulit Jadi Simbol Syukur dan Persatuan

  • Whatsapp

Nyoto menekankan bahwa budaya adalah perekat sosial yang efektif untuk menjaga kerukunan. Ia menegaskan, kepemimpinan desa akan terus berfokus pada kondusivitas dan persatuan warga.

Penampilan Ki Didik Siswandi malam itu memukau penonton dengan kepiawaiannya membawakan lakon pewayangan. Cerita yang disajikan sarat pesan tentang keadilan, kemakmuran, serta integritas seorang pemimpin—nilai yang dianggap penting bagi masyarakat desa saat ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *