Nahas, Hendak Belok Ditabrak dari Belakang: Pemuda dan Balita Tewas Terlindas Truk Tangki di Jombang

  • Whatsapp

JOMBANG | DN — Insiden lalu lintas berdarah merenggut nyawa dua orang di Jalan Raya Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Kamis (24/9) petang. Peristiwa tragis sekitar pukul 17.45 WIB ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus, memaksa aparat kepolisian bergerak cepat memburu salah satu pengendara yang melarikan diri dari lokasi kejadian.

Berdasarkan data yang dihimpun, musibah ini merenggut nyawa KH (26), pemuda asal Kecamatan Kadur, Pamekasan, serta seorang balita berinisial MU (2) asal Kabupaten Sumenep. Keduanya tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka parah setelah terlindas kendaraan berat.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Saksi mata di lokasi, Mario (20), memaparkan bahwa petaka bermula ketika sebuah sepeda motor yang identitasnya masih misterius melaju dari arah selatan menuju utara. Kendaraan tersebut bermanuver hendak mendahului satu unit truk tangki Pertamina berpelat nomor B 9074 SEI yang berjalan searah di depannya.

Nahas, saat mengambil ruang ke sisi kanan, pengendara motor misterius tersebut diduga mengambil haluan terlalu tajam. Akibatnya, motor itu menghantam keras bodi Suzuki Thunder bernomor polisi AG 3284 GV yang sedang berhenti di tengah badan jalan karena bersiap berbelok ke kanan.

Hantaman keras tersebut membuat Suzuki Thunder yang dikendarai oleh korban KH bersama balita MU kehilangan keseimbangan dan terpelanting ke jalur kanan. Pada detik yang sama, truk tangki Pertamina yang dikemudikan oleh RAP (29), warga Kecamatan Kandat, Kediri, melintas tepat di jalur tersebut. Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi truk tak sempat menghindar, sehingga tubuh kedua korban bersama kendaraan mereka langsung terlindas. Beruntung, pengemudi truk tangki dilaporkan selamat tanpa mengalami luka fisik.

Aparat penegak hukum langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam. Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda M Nurul Iman, membenarkan adanya korban jiwa dalam kecelakaan beruntun tersebut.

“Dua korban dipastikan meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat ini, fokus utama kami adalah menyelidiki rangkaian peristiwa secara utuh sekaligus memburu pengendara motor pertama yang memicu insiden ini dan melarikan diri,” tegas Ipda M Nurul Iman saat dikonfirmasi.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman berkendara, serta menghindari manuver mendahului yang berisiko tinggi demi keselamatan bersama di jalan raya. [STS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *