Dua Insiden Kebakaran Landa Lamongan dalam Sehari, Polisi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN — Jajaran Polres Lamongan menunjukkan kesigapannya dalam merespons laporan darurat masyarakat. Dalam kurun waktu berdekatan pada Senin (21/9), kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) berhasil menjinakkan dua insiden kebakaran sekaligus di wilayah Kabupaten Lamongan tanpa adanya korban jiwa.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa insiden pertama terjadi pada rumpun bambu di kawasan Kecamatan Sukodadi. Pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan darurat melalui layanan Call Center 110.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, percikan api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah warga yang merambat ke area rumpun bambu,” ujar Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin (21/9).

Proses pemadaman dan pembasahan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB akhirnya berhasil dituntaskan pada pukul 09.00 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material akibat kejadian di Sukodadi ini ditaksir mencapai Rp5 juta.

Tak berselang lama, laporan kebakaran kedua diterima oleh Polsek Mantup sekitar pukul 06.00 WIB. Kali ini, amukan si jago merah melahap kandang ternak milik seorang warga bernama Sulaiman di Dusun Penompo, Desa Sukosari, Kecamatan Mantup.

Sinergi sigap antara Polsek Mantup, petugas Damkar, dan warga sekitar berhasil melokalisir api sehingga tidak merembet ke permukiman padat penduduk. Petugas bahkan berhasil menyelamatkan satu ekor sapi yang berada di dalam kandang sebelum api membesar. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, kebakaran di Mantup diduga dipicu oleh korsleting listrik dengan taksir kerugian mencapai Rp75 juta.

Menanggapi rentetan kejadian ini, IPDA M. Hamzaid mengimbau masyarakat Lamongan agar lebih waspada terhadap potensi ancaman kebakaran di lingkungan sekitar, terutama pada musim kemarau atau cuaca ekstrem.

“Kami mengingatkan warga agar memastikan sisa pembakaran sampah benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Selain itu, periksa instalasi listrik secara berkala untuk menghindari korsleting,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi keaktifan masyarakat yang sigap memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 sehingga penanganan awal dapat dilakukan secara cepat dan tepat oleh aparat kepolisian. [NH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *