Pada Senin, muslim di Kosovo juga mulai memasuki bulan Ramadan. Seperti juga Bosnia, negara ini pernah dilanda konflik di masa lalu. Ramadan selalu membawa harapan perdamaian bagi warganya, seperti disampaikan Lorik Kenduesi, warga di ibukota Kosovo, Pristina.
“Saya mendoakan seluruh muslim di bulan akbar Ramadan ini. Saya mengharapkan perdamaian, kesejahteraan, solidaritas dan semua yang terbaik,” papar dia.
“Kami berdoa agar Yang Maha Kuasa akan menerima ibadah puasa dan sholat kami, menganugerahkan kepada negeri kami, bangsa kami, dan agama kami, keamanan dan stabilitas. Kami berdoa bahwa konflik, perang dan pertumpahan darah diantara orang-orang, terlepas dari ras, warna, agama atau kebangsaan, akan berakhir,” kata dia.
Kosovo memiliki populasi sekitar 1,8 juta orang dengan 95 persennya adalah muslim. [Red]#VOA








