“Bagi saya, sebagai walikota Sarajevo, bulan Ramadan adalah waktu ketika Sarajevo penuh wangi cinta dan solidaritas. Bulan yang merangkul tradisi indah kami yang diwariskan oleh generasi yang telah mendahului kami,” ujarnya.
Awal bulan Ramadan secara resmi ditandai dengan bunyi meriam di Benteng Kuning ini. Setelah itu, selama satu bulan penuh, meriam yang sama akan dibunyikan menjelang senja, sebagai penanda berakhirnya puasa pada hari itu, atau datangnya waktu berbuka.
Harapan untuk Ramadan juga disampaikan Edina Khashouf Covic, warga Sarajevo.
“Bagi saya, Ramadan adalah titik yang menandai akhir dari segala hal yang negatif, dan awal dari semua hal yang positif, insyaAllah,” kata dia.
Bosnia memiliki populasi sekitar 3,2 juta orang, dan separuhnya adalah muslim.








