Israel dan Lebanon adalah sekutu AS dan dipandang sebagai kunci untuk memastikan stabilitas di Timur Tengah. Konflik tidak hanya akan membuka peluang kedua bagi Israel, tetapi pada akhirnya juga dapat memicu kebuntuan dengan Iran.
Pakar Israel mengatakan, perang bukanlah hal yang diinginkan Israel, namun mereka mungkin terpaksa.
Dany Tirza adalah CEO Yozmot Ltd., sebuah perusahaan yang mengkhususkan dalam bidang perencanaan strategis prasaana umum.
SOT: Dany Tirza, Israeli Strategic Planning Expert:
“Iran menggunakan Hizbullah sebagai proksi melawan Israel. Masalah kami bukan dengan Lebanon. Masalah kami adalah dengan Hizbullah,” jelasnya.
AS mendesak Israel untuk menahan diri dan menerapkan tekanan diplomatik untuk mencari solusi damai di kedua sisi perbatasan.
Sebagian warga mengatakan, jalur diplomatik untuk menghentikan serangan Hizbullah telah dicoba tetapi tidak berhasil, dan kini pemerintah Israel harus mengusahakan sebuah solusi militer. [Red]#VOA





