Layur, Pantai Mandiri Warga Rembang

  • Whatsapp

Perjalanan Pantai Indah Layur menuju popularitas tidaklah mudah. Selama delapan tahun terakhir, masyarakat setempat bergotong royong membangun dan menata kawasan wisata tanpa campur tangan pihak luar. Abrasi yang terus menggerus bibir pantai menjadi tantangan utama, namun semangat kebersamaan membuat pantai ini tetap terjaga dan semakin rapi. “Semua ini murni dari masyarakat desa. Kami ingin membuktikan bahwa kemandirian desa bisa membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” tambah Rasiadi.

Lebih dari sekadar destinasi wisata, Pantai Indah Layur kini menjadi simbol pemberdayaan masyarakat. Pemuda desa aktif mengelola kawasan, para ibu membuka warung kecil, sementara anak-anak dengan bangga memperkenalkan pantai mereka kepada pengunjung. Semangat kolektif ini menjadikan Layur bukan hanya tempat berlibur, melainkan juga ruang hidup yang menumbuhkan harapan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *