Menurut Akbar Polo, praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi semacam ini berpotensi merugikan negara dan masyarakat karena bisa terkait dengan mafia. “Kepolisian, khususnya Polda Sulsel, harus turun tangan mengawasi aktivitas di SPBU ini. Jika dibiarkan, praktik semacam ini bisa terus berlanjut dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Selain meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas oknum yang terlibat, Akbar Polo juga mendesak pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk segera mencabut pengambilan solar bersubsidi untuk jatah SPBU galangan kapal.








