Kerlip yang Padam: Kunang-Kunang dan Alarm Ekosistem Kita

  • Whatsapp

Meski ancaman besar datang dari polusi dan kerusakan habitat, upaya pelestarian bisa dimulai dari hal kecil. Membiarkan serasah daun atau kayu lapuk di sudut halaman memberi ruang bagi larva kunang-kunang untuk tumbuh. Tempat lembap itu menjadi rumah sekaligus arena berburu mangsa.

“Dulu sawah berkelip, sekarang gelap gulita. Di mana para pencuri cahaya?” keluhan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan refleksi atas perubahan yang kita biarkan terjadi. Kunang-kunang bukan hanya bagian dari masa kecil atau cerita rakyat. Mereka adalah simbol keseimbangan alam yang kini terancam hilang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *