Karya Seni Diaspora Asal Purwakarta di Amerika jadi Kado Unik Pejabat dan Artis

  • Whatsapp
Karya Seni Diaspora Asal Purwakarta di Amerika jadi Kado Unik Pejabat dan Artis
Arya Winata dan karya seni Cutterme buatan Maulana Abdul Azis (dok: pribadi)
Arya Winata dan karya seni Cutterme buatan Maulana Abdul Azis (dok: pribadi)

Untuk saat ini memang Maulana belum bisa menerima banyak pesanan, karena menurutnya bisnis seperti Cutterme ini cukup menantang, khususnya ketika berusaha untuk mencari rekan kerja.

Menurutnya, banyak pertimbangan yang harus ia pikirkan ketika hobinya ini dijadikan bisnis. Ia pun harus memperhatikan selera pasar dan strategi.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Ketika saya mengajak orang untuk ber-partner, dalam pengelolaan bisnisnya mungkin bisa. Tetapi dalam proses pengerjaannya itu susah, karena misalnya saya punya orderan 10 di waktu bersamaan, itu enggak bisa selesai dalam dua hari, 10 (pesanan) itu selesai. Pasti dua hari itu satu (pesanan).

“Jadi ketika mengajak orang untuk ‘ayo motong bareng,’ itu susah, karena orang ini harus dilatih dulu cara motongnya dan itu lama. Bahkan, saya pun mengakui produk yang saya jual di awal-awal, kalau sekarang saya lihat, pasti saya bilang, ‘jelek banget ya. Kok, saya berani banget jual?’” kata Maulana.

Maulana Abdul Azis, diaspora asal Purwakarta pendiri Cutterme, seni potong kertas menyerupai potret stensil di Maryland, AS (dok: VOA)
Maulana Abdul Azis, diaspora asal Purwakarta pendiri Cutterme, seni potong kertas menyerupai potret stensil di Maryland, AS (dok: VOA)

Hingga kini Maulana sudah menghasilkan 600 karya seni potong kertas. Walau rumit dan membutuhkan waktu yang lama untuk mengerjakannya, namun, Maulana menemukan kepuasan tersendiri di dalamnya.

“Saya bisa melihat reaksinya, senyumnya, puasnya, shock-nya, membekas gitu,” ucap Maulana.

“Dari 600 itu, yang membekas di saya itu justru yang saya kasih ke orang secara cuma-cuma,” jawabnya.

Namun, pada akhirnya, adalah keinginan dari Maulana untuk bisa memberikan kebahagiaan bagi banyak orang, melalui hasil karya seninya. [Red]#VOA