Ibu Kota Haiti Usai Kerusuhan, Tenang Tetapi Masih Genting

  • Whatsapp
Kendaraan hangus masih diparkir saat kekerasan geng meningkat di Port-au-Prince, Haiti, pada 9 Maret 2024. (Foto: Clarens Siffroy/AFP)

Pada Kamis (7/3), Pemerintah Haiti mengeluarkan keadaan darurat selama sebulan untuk wilayah barat, termasuk ibu kota. Pemerintah Haiti juga menetapkan jam malam hingga Senin (11/3), meskipun sulit untuk melihat bagaimana polisi yang sudah kewalahan dapat menegakkannya.

Sejumlah warga meninggalkan rumah mereka saat bentrokan antara polisi dan anggota geng, di Port-au-Prince, Haiti, Sabtu, 9 Maret 2024. (Foto: Odelyn Joseph/AP Photo)
Sejumlah warga meninggalkan rumah mereka saat bentrokan antara polisi dan anggota geng, di Port-au-Prince, Haiti, Sabtu, 9 Maret 2024. (Foto: Odelyn Joseph/AP Photo)

Warga Port-au-Prince, Fabiola Sanon, mengatakan kepada AFP bahwa suaminya, James, yang berusia 32 tahun, tewas dalam kerusuhan tersebut. Menurut Sanon, James biasanya bangun pagi-pagi untuk mencari uang untuk membeli sarapan bagi putra mereka sebelum mengantarnya ke sekolah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“James tidak pernah punya masalah dengan siapa pun,” kata Sanon. “Dia penjual rokok biasa.”

Lazarre, juru bicara serikat polisi, memperingatkan bahwa polisi berada di ujung tanduk dan membutuhkan bantuan segera.

“Komando tinggi harus menyediakan sarana dan perlengkapan kepada agen sehingga mereka dapat mengkonsolidasikan gedung polisi dan infrastruktur penting lainnya,” kata Lazarre kepada AFP, Sabtu (9/3).

Bandara Haiti masih ditutup pada Jumat (8/3). Sementara itu pelabuhan utama – yang menjadi sumber utama masuknya impor makanan – menyebutkan adanya penjarahan sejak bandara tersebut menghentikan layanan pada Kamis (7/3), meski ada upaya untuk membangun batas-batas keamanan.

“Jika kita tidak dapat mengakses kontainer-kontainer tersebut (yang penuh dengan makanan), Haiti akan segera mengalami kelaparan,” LSM Mercy Corps memperingatkan dalam sebuah pernyataan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *