SIDOARJO | DN — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidoarjo mengambil langkah taktis untuk mendongkrak efektivitas organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Melalui penugasan tiga pimpinan baru di tingkat kecamatan, PKK Sidoarjo dituntut keluar dari zona nyaman kegiatan seremonial semata dan fokus pada aksi nyata bagi masyarakat.
Langkah penguatan struktur ini ditandai dengan penugasan Ny. Miftakhul Anis Alam sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Gedangan, Ny. Yusrita Anidha Dedy di Kecamatan Sedati, serta Ny. Yuliati Kusdianto di Kecamatan Krian. Arahan dan penekanan tugas tersebut disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (25/9/2026).
Dalam arahannya, Sriatun mengingatkan bahwa PKK memegang posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian masyarakat. Ia meminta para pengurus baru agar tidak menjadikan organisasi ini sekadar wadah rutinitas sosial seperti arisan, melainkan menjelma menjadi motor penggerak pemberdayaan yang inovatif.
“PKK sangat dekat dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan yang dilaksanakan jangan hanya menjadi rutinitas, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Saat ini tantangan semakin beragam sehingga peran Tim Penggerak PKK perlu diperkuat,” tegas Sriatun di hadapan para kader.
Guna mencapai target tersebut, kolaborasi lintas sektor menjadi harga mati. Para Ketua TP PKK Kecamatan diinstruksikan untuk segera membangun komunikasi intensif dengan camat, kepala desa, kader Posyandu, kelurahan, hingga seluruh elemen masyarakat di wilayah masing-masing. Sinergi ini dinilai krusial agar 10 Program Pokok PKK dapat berjalan optimal sekaligus mendongkrak program pembangunan daerah.
Selain penguatan koordinasi lapangan, TP PKK Sidoarjo juga bersiap menyambut era digitalisasi tata kelola organisasi. Sriatun mengungkapkan, pihaknya berencana meluncurkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK pada tahun depan guna menunjang kerapian administrasi dan keselarasan visi organisasi dari tingkat kabupaten hingga desa.
Menutup arahannya, istri Bupati Sidoarjo tersebut berpesan agar para pengurus tidak lekas berpuas diri dan berani melakukan terobosan baru demi pelayanan publik yang lebih prima.
“Jangan ragu untuk berinovasi dan jangan puas dengan apa yang sudah dilakukan. Penguatan peran PKK ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk membangun keluarga berdaya menuju Sidoarjo yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya. [SWD]








