Diduga Dibekingi Oknum, Tambang Ilegal Wasirawi Kembali Jadi Sorotan

  • Whatsapp

PAPUA BARAT | DN – Ketua Pilar Pemuda Rakyat (PlDAR) Papua Barat, Jekson Kapisa, menyoroti kembali aktivitas tambang ilegal di wilayah Wasirawi, Kabupaten Manokwari, setelah banjir yang terjadi pada Minggu, 4 Mei 2026, dilaporkan menelan korban jiwa serta menyeret sejumlah alat berat.

Peristiwa tersebut terekam dalam video dan foto yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat arus banjir yang deras menghantam area tambang hingga menyeret alat berat yang berada di lokasi.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Jekson Kapisa menyesalkan masih beroperasinya tambang ilegal di Wasirawi, padahal sebelumnya telah ada kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Manokwari, Polda Papua Barat, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat untuk menghentikan seluruh aktivitas pertambangan ilegal di kawasan tersebut.

“Tambang ilegal ini sudah menelan korban. Padahal, sebelumnya telah ada kesepakatan bahwa aktivitas tambang di Wasirawi harus dihentikan. Namun hingga kini masih ada alat berat yang beroperasi,” ujar Jekson kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Ia menduga masih ada pihak-pihak tertentu yang memberikan perlindungan terhadap pelaku tambang ilegal, sehingga mereka seolah tidak tersentuh hukum.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *