Di Tengah Kemarau, Petani Barugaya Tetap Menabur Asa di Lahan Padi

  • Whatsapp

Tradisi menanam padi di tengah kemarau bukan hal baru bagi masyarakat Barugaya. Bagi mereka, menunda tanam berarti menunda harapan panen. Maka, doa menjadi senjata utama. “Kami berdoa saja, semoga ada hujan walau sesekali. Dengan begitu, sawah tetap bisa tumbuh dan panen tidak gagal,” tambah petani lainnya.

Fenomena ini mencerminkan keteguhan hati para petani yang tetap berjuang menjaga keberlangsungan pangan, meski kondisi alam tidak selalu berpihak. Di balik keterbatasan air, tersimpan optimisme bahwa kerja keras dan doa akan berbuah hasil.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *