Kedelapan warga Indonesia yang berhasil dievakuasi dari Gaza yaitu Abdillah Onim beserta tiga anaknya dan istrinya orang Palestina; juga Muhammad Husein bersama dua anaknya dan istrinya wanita Palestina, serta relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Farid Zanzabil al-Ayubi.
Jubir Kemlu: Proses Evakuasi Murni Misi Kemanusiaan
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal dengan tegas membantah laporan itu. Iqbal mengatakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menggunakan kedekatan pribadi dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Muhammad bin Abdurrahman al-Thani dan Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry untuk memastikan agar warga Indonesia akan dievakuasi sudah masuk dalam daftar.
Lebih jauh Iqbal menggarisbawahi bahwa perlindungan warga Indonesia merupakan kewajiban negara dan prioritas politik luar negeri Indonesia. “Posisi politik Indonesia mengenai Palestina sudah tegas, jelas, dan konsisten, yaitu memperjuangkan kemerdekaan Palestina.”
Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran Teuku Rezasyah menjelaskan Israel akan selalu menggunakan momentum sekecil apapun untuk membuktikan Israel memiliki hubungan dengan Indonesia.
Bahkan baru-baru ini, lanjutnya, Andi Widjajanto, yang ketika itu menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, datang berkunjung ke Israel dan melangsungkan pertemuan dengan sejumlah pejabat Israel. Jewish Insider merilis fotonya bersama Menteri Luar Negeri Israel saat itu Eli Cohen dan Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel Ronan Levi.
Ditambahkannya, biasanya kalau ada kontak dengan Israel dalam misi kemanusiaan, akan dilakukan oleh Palang Merah Indonesia. “Pemerintah Indonesia sangat hati-hati sekali, tidak mau gesture apapun yang ditafsirkan secara salah karena bisa berdampak terhadap kredibilitas pemerintah di mata rakkyat,” ujarnya.
Pengkondisian Warga Indonesia?







