Bantah Laporan Media Israel, Kemlu RI Tegaskan Dekati Turki dan Mesir untuk Bantu Evakuasi WNI dari Gaza

  • Whatsapp
FILE - Abdillah Onim, pegiat kemanusiaan asal Indonesia bersama istri dan ketiga anaknya, di Kairo, Mesir, setelah berhasil dievakuasi dari Gaza via Rafah, 2 November 2023. (Foto: KBRI Kairo)

Reza menilai klaim Israel membantu proses evakuasi warga Indonesia dari Gaza sebagai hal yang terlalu dilebih-lebihkan, karena Israel tahu persis pemerintah Indonesia tidak boleh berhubungan dengan pemerintah Israel.

“Tidak mungkin terjadi kontak karena dalam undang-undangnya menyatakan itu, tidak boleh ada symbol-simbol negara dalam berhubungan dengan Israel dalam urusan apapun. Kalaupun ada itu kelompok swasta. Kelompok swasta barangkali dunia usaha, Palang Merah Indonesia, tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki jaringan dengan Israel,” kata Rezasyah.

Meskipun demikian tidak tertutup kemungkinan Indonesia meminta bantuan negara ketiga yang mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Rezasyah menilai munculnya kembali berita soal proses normalisasi Indonesia-Israel adalah upaya untuk mengkondisikan masyarakat Indonesia tentang potensi hal itu, bahwa kalau pun hubungan diplomatik resmi tidak terjalin, namun akan ada pembukaan kantor pariwisata atau kantor dagang.

Relawan MER-C Farid Zanzabil al-Ayubi berhasil dievakuasi dari Gaza pada Desember tahun lalu. Sebulan sebelumnya, Onim sekeluarga dan Husein bersama keluarga juga lebih dulu dikeluarkan dari Gaza. [Red]#VOA