Tutup Usia 58 Tahun, Ini Perjalanan Karier Troy Pantouw dari Jurnalis hingga Wajah Komunikasi IKN

  • Whatsapp

IKN | DN — Kabar duka menyelimuti Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Juru Bicara sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026) di Rusun ASN IKN.

Mendiang ditemukan di huniannya di Rusun ASN IKN sebelum dievakuasi ke RS Hermina IKN untuk penanganan medis. Pihak Otorita IKN dan rekan sejawat menyampaikan rasa duka cita mendalam atas berpulangnya figur komunikasi senior tersebut. Penyebab kematian diperkirakan karena faktor alami, sembari menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari tim dokter.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pria kelahiran 8 Mei 1968 tersebut menghembuskan napas terakhir pada usia 58 tahun saat masih aktif menjalankan amanah mengawal publikasi pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Troy Pantouw dikenal sebagai praktisi komunikasi publik lintas sektor dengan rekam jejak akademis dan profesional yang kuat. Mengawali pendidikan menengah di SMA Santa Maria Surabaya, ia meraih gelar Sarjana Psikologi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Troy kemudian melanjutkan pendidikan tinggi dengan meraih gelar Master of Media and Communication dari Birmingham City University, Inggris, serta melengkapi kepakarannya di Henley Business School.

Perjalanan kariernya dimulai dari jurnalistik sebagai penyiar radio dan reporter di Suara Surabaya. Langkahnya berlanjut di media televisi nasional, di mana ia dipercaya sebagai penyiar, reporter, hingga produser eksekutif di SCTV.

Kepiawaiannya dalam hubungan masyarakat membawa Troy menduduki berbagai posisi strategis di ranah korporasi dan organisasi non-pemerintah. Ia pernah menjabat sebagai Corporate Communications Director Danone-AQUA, memimpin tim komunikasi publik Satgas Penanganan COVID-19 Indonesia, serta mengisi posisi Chief of Advocacy, Campaign, Communication and Media di Save the Children Indonesia.

Di samping kiprahnya di institusi resmi, Troy aktif berorganisasi sebagai Wakil Ketua Perhumas Indonesia dan memperoleh kepangkatan kehormatan Fellowship of ASEAN Public Relations Network (FAPR).

Selama mengabdi di Otorita IKN, Troy konsisten menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi pembangunan IKN secara terbuka kepada masyarakat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia hubungan masyarakat, insan pers, dan jajaran Otorita IKN. [*]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *