LAMONGAN | DN – Pekerjaan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Sumberagung, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, menuai sorotan. Baru saja selesai dibangun, proyek ini sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan berupa retakan di beberapa bagian. Bahkan, sejumlah bagian terlihat berongga karena tidak terisi campuran semen dan pasir yang seharusnya menjadi perekat.
Tak hanya soal kualitas pengerjaan, proyek TPT ini juga disorot karena tidak dilengkapi papan informasi proyek. Ketiadaan papan informasi ini memunculkan dugaan adanya penyimpangan, karena masyarakat tidak mengetahui besarnya anggaran, sumber dana, volume pekerjaan, pihak pelaksana, hingga durasi pengerjaan proyek.








