LAMONGAN | DN – Ratusan warga Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, menggelar aksi demonstrasi di balai desa pada Selasa (31/3/2026). Mereka menuntut kejelasan atas dugaan penyelewengan dana HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) serta transparansi pengelolaan anggaran desa.
Sejak pagi, massa sudah berkumpul dengan membawa satu tuntutan utama: meminta Kepala Desa Ali Rohman menepati janji yang hingga kini belum direalisasikan. Warga mendesak pengembalian dana desa yang diduga disalahgunakan selama periode 2020–2026 dengan nilai mencapai sekitar Rp1 miliar, sekaligus menuntut pengunduran diri sang kades.








