SRAGEN ( DN ) – Diiming imingi lelang mobil, sepeda motor dan menjadi pegawai penjaga gudang farmasi RSUD Sragen, Kakak beradik warga Dukuh Sidomulyo RT 15 Desa Jekani Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen, mengalami kerugian 152 juta, Hal itu disampaikan salah satu korban bernama Sukini setelah lapor dari Polres Sragen Rabu 13/3/2024.
Awal ceritanya Muntholip suami Sukini yang saat ini menjadi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) dalam kasus BBM, bertemu dengan Aldi Wahyu Saputra yang juga warga binaan LP klas IIA Sragen, Aldi Wahyu Saputra menawarkan lelang mobil Xenia sporty tahun 2021 dengan harga Rp 76 juta, sepeda motor Honda Vario tahun 2019 dengan harga Rp 6.800.000, dan Honda Vario tahun 2021 dengan harga Rp 8.300.000,-.
Tidak hanya menawarkan lelang saja, Aldi Wahyu Saputra juga menawarkan menguruskan Muntholip bisa mendapatkan pengurangan tahanan 12 hari, dengan syarat membayar Rp 2.000.000,- dan Muntholip bisa keluar bebas dari lapas, dalam percakapan antara Muntholip dengan Aldi Wahyu Saputra.








