Dalam DIMAS GADING, warga bebas menyampaikan persoalan maupun usulan, mulai dari pelayanan kependudukan, pembangunan infrastruktur, hingga optimalisasi potensi desa. Selain mendengar aspirasi, pemerintah kecamatan juga memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan program pembangunan daerah. “Selain bersilaturahmi, kami juga menyerap aspirasi warga secara langsung,” jelas Dwi.
Salah satu warga Dusun Krajan, Yatno, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya DIMAS GADING di desanya. Menurutnya, forum ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengutarakan “uneg-uneg” secara terbuka sekaligus mendapatkan jawaban langsung dari pemerintah. “Kami berharap persoalan yang kami sampaikan, seperti infrastruktur, distribusi pupuk, dan layanan kependudukan, bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.








