JEMBER | DN – Nasib naas menimpa seorang kru sound horeg berinisial SN. Pria tersebut meninggal dunia akibat terbentur gapura pembatas desa saat dalam perjalanan pulang bersama rombongan truk pengangkut pengeras suara, Minggu (2/8/2026).
Insiden fatal ini terjadi di Jalan Krasak, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember. Saat kejadian, rombongan sound horeg tengah bergerak kembali usai memeriahkan acara karnaval di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.
Komandan Regu 1 Unit Gakkum Satlantas Polres Jember, Aiptu Hasan Basri, mengonfirmasi bahwa korban berada di bak belakang truk saat kecelakaan terjadi. SN diduga kuat sedang tertidur lelap di atas bak terbuka bersama tumpukan muatan perangkat sound system.
“Korban diduga tidak menyadari keberadaan gapura pembatas desa yang melintang di atas jalan hingga tubuhnya menghantam bangunan tersebut,” terang Hasan saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).
Benturan keras pada bagian kepala membuat korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga di sekitar TKP sempat melakukan evakuasi awal sebelum personel Polsek Arjasa dan Unit Gakkum Satlantas Polres Jember tiba di lokasi.
Meski demikian, pihak keluarga korban memutuskan untuk tidak memperpanjang kasus ini ke jalur hukum dan menerima peristiwa ini sebagai musibah murni.
“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan resmi untuk menolak otopsi maupun proses hukum lanjutan. Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Hasan. [Sat]








