Tim Medis MER-C Berhasil Masuk ke Gaza
“Melihat kondisi di lapangan, mempertimbangkan banyak hal, aspek keamanan, ketersediaan supai logistik, suplai obat-obatan, ketersediaan tenaga kesehatan dan dokter. Paling penting adalah izin dari pemerintah setempat. Itu kan nggak mudah, itu harus diklarifikasi dulu baru kita bisa sampai pada keputusan perlu atau tidak membangun rumah sakit lapangan,” ujarnya.
Lebih jauh Bagus mengatakan ia sangat memahami bahwa di saat krisis seperti sekarang ini fasilitas kesehatan dalam bentuk apapun di Gaza memang akan sangat membantu warga Palestina di wilayah itu. Tetapi keputusan pembangunan rumah sakit lapangan tidak dapat dibuat dalam waktu singkat, dan ia terbuka pada semua opsi yang dapat meringankan penderitaan warga Palestina di Gaza.
Komisioner Tinggi PBB Untuk HAM Volker Turk hari Selasa (19/3) mengingatkan hanya tinggal menunggu waktu sebelum warga Gaza mengalami kelaparan sangat akut. [Red]#VOA








