Tim Medis MER-C Berhasil Masuk ke Gaza

  • Whatsapp

Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengatakan tim medis MER-C terdiri dari 11 dokter dan perawat bedah. Dalam konferensi pers di Jakarta hari Selasa (19/3), Sarbini mengatakan jika digabung dengan dua relawan yang selama ini bertahan di Gaza, maka secara keseluruhan saat ini ada 13 petugas medis Indonesia di wilayah konflik itu.

“Mereka bekerja minimal selama dua minggu, maksimal satu bulan. Kita mengupayakan etape-etape selanjutnya (pengiriman tim medis ke Gaza). Kami tidak mau ini berhenti selama ada relawan kita di sana,” katanya.

“Tim Medis Darurat” EMT ini hanya akan beroperasi di kota Rafah, di bagian selatan Gaza, karena Pasukan Pertahanan Israel IDF masih tidak mengizinkan tim medis manapun masuk ke wilayah tengah dan utara Gaza.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
FILE - Dari kiri: Presidium Medical Emergency Rescue Committe (MER-C), Henry Hidayatullah, Sarbini Abdul Murad, Faried Thalib saat konferensi pers soal pengiriman tim ke Gaza, Palestina di kantor MER-C, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (10/10).
FILE – Dari kiri: Presidium Medical Emergency Rescue Committe (MER-C), Henry Hidayatullah, Sarbini Abdul Murad, Faried Thalib saat konferensi pers soal pengiriman tim ke Gaza, Palestina di kantor MER-C, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (10/10).

Sarbini menyerukan kepada semua elemen di bidang kesehatan untuk membangun koalisi besar supaya dapat mengirim tim medis ke Gaza secara rutin, dan mengajak pemerintah meningkatkan kolaborasi guna membantu warga Palestina di Gaza.

Direktur Timur Tengah Bagus Hendraning Kobarsyih mengatakan seruan MER-C untuk mendirikan rumah sakit lapangan itu merupakan sebuah hal yang wajar. Kementerian Luar Negeri, ujarnya, akan mempelajari dan sekaligus mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan jadi tidaknya membangun rumah sakit lapangan itu.

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Bagus Hendraning Kobarsyih. (Foto: Courtesy/Kemlu RI)
Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Bagus Hendraning Kobarsyih. (Foto: Courtesy/Kemlu RI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *