( DN ) –Tim medis Medical Emergency Rescue-Committee (MER-C), Senin (19/3) kembali berhasil memasuki bagian selatan Jalur Gaza, yang sempat mereka tinggalkan pada akhir November lalu karena digempur tentara Israel.
Semakin memburuknya situasi di Jalur Gaza akibat perang Israel-Hamas yang memasuki hari ke 164 tidak menyurutkan tekad sejumlah petugas medis dari berbagai negara untuk bahu-membahu memasuki kembali Jalur Gaza. Termasuk tim petugas medis dari Indonesia yang tergabung dalam Medical Emergency Rescue-Committee (MER-C).
Bersama sejumlah petugas medis dari beberapa negara lain dan staf Badan Kesehatan Dunia, mereka membentuk tim yang disebut “Tim Medis Darurat” EMT.








