untuk mempunyai hak paten tiban yang ada di kediri ini sekaligus asri daripada purwokerto sehingga dengan potensi desa purwokerto yang luar biasa ini menjadikan cambuk bagi kami bahwa ritual tiban yang dilakukan pada oleh leluhur kita yang luar biasa dengan mengorbankan tenaga pikirannya dan sekaligus badannya untuk tanggap terhadap situasi masyarakat pada saat itu yang mana pada musim kemarau pimpinan desa purwokerto pada situ memikirkan daripada rakyatnya sehingga dengan harapan dengan adanya tiban bisa turun hujan untuk bisa menceritakan kesadaran untuk masyarakat purwokerto ini menjadikan semangat kepada kita semua terutama masalah
Ariful selaku kepala Desa purwokerto dan teman-teman dari pada warga purwokerto sekaligus mengajak seluruh warga purwokerto untuk membangun purwokerto ini dengan memulai daripada tiban dengan pengorbanan tokoh leluhur tiban untuk menciptakan kesejahteraan di purwokerto dengan demikian tiban yang ada ini akan kita kembangkan menjadi satu aset daripada desa purwokerto untuk bisa mendatangkan daripada masyarakat lain baik itu dalam negeri maupun luar negeri untuk bisa datang di purwokerto untuk bisa menikmati kearifan daripada kebudayaan yang ada di desa purwokerto yang nanti akan bisa bersama-sama kita tata untuk bisa menjadikan desa budaya di kabupaten kediri.
Ariful mengapresiasi dari bapak kepala sekolah baik dari SMPN 1 Dan 2 Ngadiluwih dan juga SD dari SD Purwokerto 1,SD Purwokerto 2 dan seluruh warga masyarakat yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk mensukseskan acara kita pada pagi hari ini.
Ariful juga menyampaikan terima kasih kepada teman-teman panitia yang sudah luar biasa kerja keras yang sangat luar biasa ini semoga pada pagi hari ini menjadi kesuksesan acara grebeg suro Desa purwokerto. [Yud]








