KEDIRI |DN – Kabupaten Kediri punya berbagai macam kesenian. Salah satunya adalah kesenian Tiban dengan aksi saling cambuk dan bergantian.
“Kesenian Tiban cambuk berdarah selalu diadakan pada sasi suro secara turun temurun menjadi cerita rakyat khususnya desa Purwokerto kecamatan Ngadiluwih dalam Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, minggu (04/08/2024).
Acara ini dimulai dari pasar rojokoyo lama dan berjalan menuju ke lapangan purwokerto yang mana di lapangan diadakan kesenian tari kolosal yang diikut 790 peserta dari anak2 sekolah,dan warga desa Purwokerto.
Selesai acara tari kolosal baru dilanjutkan lagi perjalanan menuju pasar baru rojokoyo untuk melangsungkan tumpeng untuk memulai berdoa juga dilanjutkan dengan acara tiban atau cambuk berdarah.
Setelah semua siap, kemudian rakyat memohon ampun kepada kekuatan yang diyakini lebih tinggi. Sebagai ritualnya, masyarakat menyiksa diri dan berjemur di bawah terik matahari.








