LAMONGAN | DN — Jajaran Polres Lamongan melalui Polsek Babat memberikan pengamanan dan pengawalan ketat pada prosesi pemakaman MF (51), pendaki yang meninggal dunia akibat musibah di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Kamis (6/8/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi penghormatan terakhir bagi warga Jalan Jombang, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat tersebut berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., mengonfirmasi keberadaan personel kepolisian di lokasi duka hingga tempat peristirahatan terakhir. Kehadiran aparat merupakan bentuk kepedulian serta pelayanan langsung kepada masyarakat yang sedang ditimpa musibah.
“Personel Polsek Babat diterjunkan untuk membantu kelancaran pemakaman almarhumah MF. Kami hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib,” ujar IPDA M. Hamzaid.
Sebelumnya, almarhumah sempat dilaporkan hilang saat melintasi jalur ekstrem Punggung Naga Gunung Piramid. Setelah pencarian intensif, tim SAR gabungan menemukan korban di dasar jurang sedalam 60 hingga 70 meter dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi berlangsung berat selama 13 jam dengan melibatkan lebih dari 100 personel secara estafet menembus medan terjal.
Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., hadir langsung memimpin pengamanan dan mengikuti salat jenazah serta tahlil bersama pelayat.
Usai disalatkan, jenazah diberangkatkan menuju pemakaman keluarga di Desa Karangkembang, Kecamatan Babat. Petugas mengurai arus warga serta mengawal iring-iringan hingga prosesi pemakaman usai.
Mewakili jajaran kepolisian, IPDA M. Hamzaid menyampaikan belasungkawa mendalam. “Atas nama keluarga besar Polres Lamongan, kami menyampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkasnya. [Bed]








