Sektor infrastruktur muncul sebagai sorotan utama. Pemerintah melaporkan Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur (IKLI) sebesar 81,71, melampaui target. Namun, 77,3% masyarakat menilai kualitas infrastruktur masih buruk.
Keluhan yang dominan antara lain:
- Jalan rusak berulang kali.
- Sistem drainase tidak berfungsi optimal.
- Banjir masih sering melanda wilayah.
Sebanyak 49,1% responden menilai lemahnya peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan 41,5% menyebut buruknya koordinasi antarlevel pemerintahan sebagai penyebab rendahnya kualitas proyek fisik.








