Meski data resmi menunjukkan pertumbuhan ekonomi Lamongan mencapai 5,4% dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik ke angka 76,81, mayoritas masyarakat justru merasa belum sejahtera. Survei persepsi mencatat 66% responden menilai program pemerintah belum berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan.
Ketimpangan pendapatan juga meningkat, tercermin dari naiknya Gini Ratio dari 0,28 pada 2024 menjadi 0,30 di 2025. “Angka-angka statistik tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat,” tegas Dr. Madekhan Ali.








