“Langkah yang kita lakukan bukanlah marah-marah dan melakukan agitasi kepada publik, namun langkah kita adalah mengumpulkan semua bukti-bukti untuk dibawa ke depan hakim. Kami ingin negara ini terus membangun kematangan politik, bukan malah mundur mendekati masa pra reformasi,” kata Anies, sebagaimana pernyataan tertulis yang diterima VOA.
Anies mengakui akan ada pihak-pihak yang berusaha mendegradasi upaya hukumnya, terlebih karena sudah begitu banyak pihak yang menyarankannya untuk tidak mengajukan gugatan hukum, “tetapi berbagai ketidaknormalan ini tidak dapat dibiarkan.”
“Kami tegaskan, kami tak ingin membiarkan berbagai penyimpangan demokrasi ini berlalu tanpa catatan dan menjadi preseden buruk bagi semua penyelenggaran pemilihan ke depan, baik tingkat nasional maupun ratusan pilkada dan pileg tingkat I dan II,” tegasnya.
Anies Ajak Semua Pihak Dukung Langkah Hukum Agar Jadi Catatan Sejarah








