Serangan Iran ke Israel Tuai Reaksi Para Pemimpin Dunia

  • Whatsapp
Sistem rudal pertahanan udara "Iron" Dome Israel berhasil menembak jatuh hampir semua serangan drone Iran hari Minggu malam (14/4) (foto: ilustrasi).

“Semalam, Iran meluncurkan rentetan rudal dan drone melintasi Timur Tengah ke arah Israel. Ini adalah eskalasi yang berbahaya dan tidak perlu, yang saya kutuk dengan keras. Berkat upaya terkoordinasi internasional yang melibatkan Inggris, hampir semua rudal tersebut berhasil dicegat sehingga menyelamatkan nyawa tidak hanya di Israel, tetapi juga di negara-negara tetangga seperti Yordania,” kata Sunak.

Pemerintah Prancis dengan tegas mengutuk serangan udara Iran terhadap Israel. Menteri Luar Negeri Prancis Stéphane Séjourné mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (13/4) bahwa “dengan mengambil tindakan yang belum pernah terjadi seperti itu, Iran telah melewati ambang batas baru terkait upaya destabilisasi dan berisiko meningkatkan potensi ketegangan militer.”

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock pada hari Minggu (14/4) mengatakan bahwa Iran “terkucilkan.” Ia menyerukan diakhirinya kekerasan di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kecaman dari seluruh dunia dan dukungan penting dari AS, Inggris, dan juga dari kawasan itu menunjukkan dua hal dengan sangat jelas: Iran terkucilkan dengan perilaku agresifnya yang ingin mengacaukan seluruh kawasan, dan kemampuan Israel menunjukkan bahwa Israel kuat, Israel dapat melindungi dirinya sendiri,” tegasnya.

Kanselir Jerman Olaf Scholz juga memperingatkan Iran agar tidak melakukan serangan lebih lanjut terhadap Israel, sementara konflik yang meningkat di Timur Tengah, membayangi lawatan ke China selama tiga hari.

Hal senada disampaikan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. “Kami mendukung Israel. Setelah mendukung serangan brutal Hamas pada 7 Oktober, tindakan terbaru rezim Iran akan semakin mengacaukan stabilitas kawasan dan membuat upaya perdamaian yang langgeng menjadi semakin sulit,” kata Trudeau dalam sebuah pernyataan.

Timur Tengah Bereaksi

Kementerian Luar Negeri Afghanistan, yang merupakan bagian dari pemerintahan Taliban, mengeluarkan pernyataan yang mendukung Iran pada Sabtu (13/4), dengan menyatakan bahwa aksi Israel adalah “bentuk kelanjutan dari kejahatan mereka dan bertentangan dengan semua norma diplomatik dan hukum internasional” melalui serangan tanggal 2 April ke konsulat Iran di Suriah, yang menewaskan 12 orang.

“Sebagai tanggapan, Republik Islam Iran menggunakan haknya yang sah untuk membela diri tadi malam,” menurut pernyataan itu. Ditambahkan, Kementerian Luar Negeri Afghanistan juga menuduh Israel berusaha “mengalihkan perhatian dunia dari genosida terhadap lebih dari 33.000 warga sipil di Gaza, dengan menerobos wilayah udara negara-negara berdaulat dan provokasi yang bertujuan meningkatkan ketegangan regional.”

Pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman pada hari Minggu (14/4) mengatakan bahwa serangan rudal dan drone Iran ke Israel, yang belum pernah terjadi, merupakan “tindakan yang sah” sebagai tanggapan atas serangan udara terhadap konsulat Iran di Suriah yang secara luas dituduhkan kepada Israel.

Dalam pesan di aplikasi Telegram, Mohamed Abdel Salam, juru bicara Houthi, mengatakan bahwa Israel “tidak akan bisa lepas dari kejahatannya tanpa hukuman.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *