Reaksi Beragam atas Upaya ICC Perintahkan Penangkapan Pemimpin Israel dan Hamas

  • Whatsapp
Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan berbicara saat konferensi pers (foto: dok).

Uni Eropa mendukung ICC “atas peran pentingnya dalam menegakkan keadilan bagi para korban dalam semua kondisi di bawah yurisdiksinya”, kata juru bicara Uni Eropa Peter Stano.

Di sisi lain, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pihaknya penasaran apakah AS siap memberlakukan sanksi, bahkan terhadap Mahkamah Pidana Internasional. Pada Maret 2023, ICC juga mengeluarkan surat perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin atas tuduhan kejahatan perang.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sementara itu di Gaza, sejumlah warga juga geram atas berita pengajuan surat perintah terhadap tiga pemimpin Hamas: Ismail Haniyeh, Yahya Sinwar and Mohammed Deif .

Pengungsi Palestina, Yasser Al-Satari, mengungkapkan, “Kami menentang keputusan ini karena mereka menyetarakan korban dengan pelaku. Kami memiliki hak atas tanah air kami. Bagaimana mungkin mereka yang melakukan perlawanan dan menyerukan pembebasan tanah air mereka menjadi penjahat?”

Panel hakim praperadilan akan menentukan apakah bukti-bukti yang ada mendukung penerbitan surat perintah penangkapan itu. Namun, ICC tidak memiliki kekuatan untuk menegakkan isi surat perintah tersebut.

Para pemimpin Israel dan Palestina telah menepis tuduhan kejahatan perang, dan perwakilan dari kedua belah pihak mengkritik keputusan Khan. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *