Setelah menjemput paket narkoba jenis sabu itu, Wulan kemudian menemui RW bersama salah satu rekannya Bento di rumah RW yang sedang menunggu paket barang haram tersebut.
Tidak disangka, RW bersama rekannya itu ternyata sedang dalam pantauan petugas BNN NTT yang mengetahui keberadaan paket.
Beberapa saat setelah paket diterima sabu itu diterima, rumah RW digrebek petugas NTT saat RW bersama rekannya sedang asyik pesta narkoba.
Petugas menemukan barang bukti yang diduga paket paket narkoba sabu dalam plastik klip bening dengan berat dua gram beserta bong/alat penghisap.








