-
Pendapatan Daerah: Berkurang dari Rp5,040 triliun menjadi Rp4,956 triliun (turun Rp83,44 miliar atau sekitar 1,66%).
-
Belanja Daerah: Disesuaikan dari Rp5,716 triliun menjadi Rp5,613 triliun (berkurang Rp102,78 miliar atau sekitar 1,80%).
-
Pembiayaan Daerah: Mengalami penyesuaian dari Rp675,71 miliar menjadi Rp656,36 miliar (turun Rp19,34 miliar atau sekitar 2,86%).
Banggar DPRD Sidoarjo menegaskan agar Pemkab Sidoarjo memastikan seluruh program perencanaan daerah tegak lurus dengan dokumen perencanaan nasional dan provinsi. Selain itu, belanja modal diinstruksikan untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur fisik yang rusak mendesak—mulai dari perbaikan jalan, pembenahan drainase penanggulangan banjir, fasilitas pendidikan, hingga peningkatan sarana kesehatan publik.
“Banggar juga mendorong evaluasi berkala terhadap efisiensi belanja operasional serta pengawasan ketat terhadap progres lelang dan fisik di lapangan agar tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran,” tambah Kusumo.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sidoarjo atas sinergi serta komitmen bersama dalam mengawal alokasi anggaran daerah.








